" Pindang Karani "


Menu masakan Padang sangat beragam. Hampir di seluruh pelosok negeri ini tersebar banyak masakan Padang. Hal ini disebabkan banyaknya perantau Minang yang membuka usaha rumah makan negeri tempat mereka merantau. Sampai-sampai ada sebuah anekdot kalaulah orang Padang lomba lari dengan orang dari daerah lain, pasti kalah. Karena di setiap persimpangan jalan dia buka nasi Padang. 

Begitulah, rasa pedas nikmat yang menggoyang lidah, hampir selalu menjadi favorit setiap orang. Bahkan ada seorang youtuber bule yang berasal dari Norwegia Audun Kvitland, menciptakan sebuah lagu berjudul 'Nasi Padang'. Ia menyanyikan lagu tersebut dengan penuh penghayatan. Dalam kurun waktu 48 jam, videoklip tersebut ditonton jutaan penduduk dunia, (wikipedia).
Kali ini saya menuliskan resep turun temurun dari Nenek saya, kemudian Mama tercinta, yang mengajarkan kepada saya. Namanya Pindang Karani. Biasanya menu ini tampil setiap hari-hari besar dan istimewa. Seperti hari Raya I'dul Fitri dan I'dul Adha, Malewakan Gelar Datuk atau Baralek Gadang. 

Rasanya gurih, enak, dan tidak begitu pedas seperti kebanyakan masakan Padang lainnya. Meski begitu, nama masakan ini belum begitu termasyhur seperti Rendang yang telah terkenal seantero jagad.
Pindang Karani ini adalah masakan bersantan yang terdiri dari bulatan daging cincang penuh bumbu, telur puyuh rebus, dan kentang kecil-kecil. Penampilannya sungguh menarik. Ditambah dengan cabai merah yang di iris halus. Mmm.. Sepiring nasi pun segera ludes berpindah ke dalam perut. Tambuah Ciek... ! 

Ok, Tanpa membuang waktu lagi, langsung kita lihat resepnya yuk.. 

Bahan : 

500 gr Daging tanpa lemak, giling halus.
15 btr Telur Puyuh, rebus, kupas.
25 bh Kentang kecil-kecil. Kalau bisa seukuran telur puyuh.
10 bh Cabai Merah. Buang bijinya, Iris halus. 
250 ml Santan Kental.
100 ml Santan Encer. 
1 sdm Merica Bubuk.
1 sdt Ketumbar Bubuk. 
1 sdt Bawang Putih Bubuk. 
½ sdt Pala Bubuk 
1 btr Cengkeh 
1 btr Kapulaga 
1 btr Bunga Lawang 
1 lembar Daun Salam 
1 batang Serai 
3-5 lembar Daun Jeruk 
Gula & Garam Secukupnya 
Minyak untuk menumis.

Cara Membuat : 

Campur daging cincang, merica, ketumbar, bawang putih, garam, (kaldu bubuk jika suka). 
Setelah tercampur rata, buat bulatan sebesar telur puyuh. 
Buat sampai adonan habis Goreng dalam minyak panas, sampai kuning kecoklatan. 
Angkat, sisihkan 
Masukkan santan encer ke dalam panci Berturut-turut masukkan pala, cengkeh, kapulaga, bunga lawang, merica, ketumbar, dan bawang putih bubuk. 
Kemudian masukkan serai, daun salam, dan daun jeruk. 
Lalu masukkan bulatan daging cincang yang telah di goreng tadi. 
Secara perlahan masukkan santan kental. Masukkan kentang, aduk rata. 
Jaga agar santan tidak pecah. 
Terakhir masukkan telur puyuh dan irisan cabai merah. 
Tambahkan gula garam, koreksi rasa. 
Matikan kompor, siap dihidangkan

Komentar